Rencana dan Strategi

A. Visi

“PERIKANAN DAN KELAUTAN MAJU DAN SEJAHTERA” dengan makna :

  1. Maju
    1. Perikanan dan kelautan yang mampu memanfaatkan sumberdaya secara efisien, efektif berbasis teknologi.
    2. Mampu mengatasi masalah yang terus berkembang serta mengubah tantangan menjadi peluang.
  2. Sejahtera
    1. Pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya kelautan perikanan sepenuhnya ditujukan bagi kesejahteraan masyarakat perikanan, terutama pembudidaya, nelayan, pedagang, pengolah skala kecil dan menengah.
    2. Sektor perikanan dan kelautan merupakan sumber kehidupan dan penghidupan yang layak dan prospektif sebagai usaha dalam skala bisnis.

B. Misi

  1. Mengembangkan ekonomi perikanan dan kelautan.
  2. Meningkatkan kelestarian sumberdaya kelautan dan perikanan.

C. Tujuan

  1. Meningkatkan produksi hasil perikanan.
  2. Peningkatan penyerapan tenaga kerja.
  3. Meningkatkan konsumsi ikan masyarakat.
  4. Meningkatkan volume perdagangan.
  5. Meningkatkan PDRB dan pertumbuhan ekonomi.
  6. Meningkatkan sarana dan prasarana perikanan dan kelautan.
  7. Meningkatkan area usaha perikanan.
  8. Meningkatkan stock sumberdaya ikan di perairan.
  9. Meningkatkan kawasan konservasi perikanan.

D. Sasaran

Indikator sasaran pembangunan perikanan dan kelautan Kalimantan Selatan tahun 2010 – 2015 dapat disajikan sebagai berikut :

  1. Peningkatan penyerapan tenaga kerja
  2. Meningkatkan konsumsi ikan masyarakat
  3. Meningkatkan volume perdagangan
  4. Meningkatkan PDRB
  5. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
  6. Meningkatkan kualitas SDM.
  7. Meningkatkan sarana dan prasarana perikanan dan kelautan
  8. Meningkatkan area usaha perikanan

E. Strategi

  1. Menumbuh kembangkan perikanan budidaya berbasis masyarakat, ramah lingkungan dan berlandaskan IPTEK.
  2. Mengembangkan perikanan penangkapan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
  3. Memperluas jaringan pasar, serta meningkatkan mutu dan diversifikasi produk olahan.
  4. Meningkatkan kelestarian sumberdaya kelautan dan perikanan.
  5. Pengelolaan dan penataan wilayah laut, pesisir dan pulau-pulau kecil.
  6. Penyusunan program perencanaan yang efisien dan efektif.

F. Kebijakan

Dalam upaya implementasi strategi tersebut di atas, maka perlu disusun kebijakan sebagai berikut:

  1. Menumbuh kembangkan perikanan budidaya berbasis masyarakat, ramah lingkungan dan berlandaskan IPTEK
    1. Peningkatan kualitas SDM
    2. Peningkatan kemampuan usaha pembudidaya
    3. Pengembangan prasarana budidaya
    4. Pengembangan teknologi
    5. Pengembangan perikanan rawa
    6. Pengembangan ikan lokal
    7. Pengembangan komoditas unggul
    8. Pengembangan perbenihan unggul
    9. Pengendalian hama dan penyakit ikan
    10. Pengembangan pakan alternatif
  2. Mengembangkan perikanan penangkapan yang bertanggungjawab dan berkelanjutan
    1. Peningkatan kualitas SDM
    2. Peningkatan kemampuan usaha penangkapan
    3. Pengembangan sarana penangkapan
    4. Pengembangan prasarana penangkapan
    5. Pengembangan teknologi penangkapan
    6. Penerapan alat bantu penangkapan
    7. Peningkatan daya jangkau area penangkapan
  3. Memperluas jaringan pasar, serta meningkatkan mutu dan diversifikasi produk olahan
    1. Peningkatan kualitas SDM
    2. Peningkatan kemampuan usaha pengolahan
    3. Pengembangan prasarana pengolahan
    4. Pengembangan teknologi pengolahan
    5. Meningkatkan higienitas dan mutu hasil olahan
    6. Pengembangan kemitraan
    7. Peningkatan jaringan kerjasama antar daerah
    8. Pengembangan prasarana pasar ikan
  4. Meningkatkan kelestarian sumberdaya kelautan dan perikanan
    1. Pengembangan wawasan SDM mengenai kelestarian
    2. Meminimalisasi illegal fishing
    3. Revitalisasi program reservaat (suaka perikanan)
    4. Koordinasi lintas sektoral pergerakan hukum
    5. Pengembangan sistem pengawasan oleh masyarakat
  5. Pengelolaan dan penataan wilayah laut, pesisir dan pulau-pulau kecil
    1. Rehabilitasi kawasan ekosistem laut (mangrove dan terumbu karang)
    2. Pembinaan ekonomi masyarakat pesisir
    3. Pengembangan kawasan konservasi laut daerah
    4. Pengembangan kualitas SDM
  6. Penyusunan program perencanaan yang efisien dan efektif
    1. Monitoring, evaluasi dan pelaporan
    2. Inventarisasi/identifikasi dan penyusunan rencana kegiatan
    3. Meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi perencanaan antar sektor dan wilayah
    4. Mengembangkan dan meningkatkan statistik perikanan dan kelautan